Tinju

WBC Perintahkan Wilder Mandatory vs Whyte Selambatnya Februari 2021

single-image

Badan tinju dunia WBC mengembalikan status Dillian Whyte sebagai penantang pertama juara dunia Kelas Berat WBC Deontay Wilder. Status Whyte dipulihkan setelah Badan Anti-Doping Inggris (UKAD) mengeluarkan surat bebas doping.

Selanjutnya, WBC memerintahkan Wilder melakukan pertarungan mandatory melawan Whyte paling lambat Februari 2021. Whyte menjadi penantang No.1 WBC sejak Oktober 2017 tetapi tidak pernah menerima kesempatan pertarungan perebutan sabuk juara dunia WBC.

Pernyatan WBC menyebutkan: “Sebagai juara sementara, Whyte akan menjadi penantang wajib segera setelah pertahanan wajib juara Deontay Wilder melawan penantang wajib saat ini Tyson Fury. Pertarungan wajib mempertahankan gelar melawan Whyte harus dilakukan sebelum Februari 2021.”

Whyte menjadi juara sementara WBC dengan mengalahkan Oscar Rivas pada Juli lalu. Tetapi tuduhan “temuan yang merugikan” dalam tes UKAD berarti statusnya ditangguhkan oleh WBC. Menjelang duel melawan Mariusz Wach, status Whyte telah dipulihkan setelah keluarnya surat bebas doping dari UKAD.

Whyte sementara harus menunggu jadwal pertarungan sabuk juara dunia WBC karena Wilder telah merencanakan duel ulang melawan Tyson Fury (yang saat ini dianggap sebagai penantang wajibnya) pada bulan Februari 2020.

Pernyataan WBC mengatakan: “Berdasarkan investigasi yang terbatas namun terperinci dan setelah mengumpulkan informasi, termasuk konsultasi WBC dengan dua ahli independen, disimpulkan bahwa ada bukti yang tidak cukup bahwa Mr. Whyte dengan sengaja menelan zat terlarang untuk meningkatkan kinerjanya. Mengingat temuan WBC sendiri dan penarikan tuduhan UKAD terhadap Mr. Whyte, WBC telah menutup penyelidikan internalnya.’’

“WBC mencabut penangguhan sementara dan menegaskan pengakuan Mr. Whyte sebagai juara dunia sementara WBC.’’

Leave a Comment

Your email address will not be published.

You may also like