Game Virtual

Narkoba untuk Bermain Poker: Apakah Membantu atau Menghancurkan

single-image

Narkoba untuk Bermain Poker: Apakah Membantu atau Menghancurkan –

Apakah obat-obatan narkotika dapat membantu Anda bermain poker online dan membantu Anda memperoleh kemenangan? Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

Adderall (campuran garam dengan Amfetamin)

Belakangan ini sedang gembar-gembornya penggunaan Adderall terhadap peningkatan kinerja bermain judi poker hingga sebagian pemain game poker menganggap obat ini seperti cawan suci. Namun, semakin banyak penelitian yang kemudian menyangkal efektivitas obat ini sebagai obat yang dapat meningkatkan kemampuan otak.

Provigil (Modafinil)

Dalam sebuah artikel mengenai judi poker, Paul Phillips mengatakan bahwa Adderall dan Provigil membantunya memenangkan jutaan dolar dari bermain game poker. Memang, belum ada penelitian lebih lanjut mengenai risiko penggunaan obat ini. Namun, para peneliti meyakini obat ini dapat menimbulkan efek samping dan risiko terbesar bagi Anda.

Beta Blocker

Beta Blocker memoderasi respons melawan terhadap stres yang menyebabnya terjadinya jantung berdebar, peningkatan frekuensi pernafasan dan keringat yang sering terjadi saat bermain poker online. Efek samping penggunaan obat ini sama besarnya seperti obat-obatan narkotika lainnya. Di antaranya adalah mual, muntah, diare, disfungsi ereksi dan kecemasan yang berlanjut.

Alkohol

Banyak pemain yang beranggapan bahwa alkohol adalah teman dekat judi poker. Hampir semua pertandingan judi poker darat menyediakan alkohol untuk para pemainnya. Seperti yang Anda ketahui, alkohol merusak kerja memori otak Ini berarti, Anda akan kesusahan mengingat dan memikirkan kembali tindakan yang Anda ambil sebelumnya dan sulit mempertahankan emosi.

Ganja

Sama seperti alkohol, ganja akan merusak penilaian Anda, pengambilan keputusan, kemampuan berpikir dan memori sehingga akan sulit untuk percaya bahwa zat ini tidak akan membuat Anda menjadi pemain yang lebih baik. Efek samping ganja dalam waktu singkat meliputi perubahan persepsi waktu, jarak, ruang, pandangan, suara dan sentuhan hingga disorientasi.

Leave a Comment

Your email address will not be published.

You may also like